Acara ini merupakan budaya turun temurun yang dilaksanakan sejak zaman Tuan Syekh Abdurrahman Silau ratusan tahun silam pada setiap bulan Syawal. Saat ini budaya ini masih dilanjutkan oleh Pemangku adat pimpinan zuriat Tuan Syeikh Silau Laut, Bapak H. Ibrahim Ali Silau bersama-sama dengan Masyarakat Silau Laut yang didukung Pemerintah Kabupaten Asahan dan banyak pihak lain .
Acara ini menampilkan seni pencak silat yang merupakan budaya asli kerajaan melayu yang masih dilestarikan hingga kini. Berbagai tampilan dari masing-masing perguruan pencak silat menampilkan kebolehannya dalam seni mamoncak. Para pemoncak atau pendekar berasal dari Silau Laut- Asahan, Kabupaten Batu Bara dan Kota Tanjung Balai. Pemerintah Kabupaten Asahan turut mendukung berlangsungnya acara Adat Tuan Syekh Silau ini. Turut hadir mewakili Bupati Asahan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. H. Supriyanto, M.Pd dan Camat Silau Laut Romadhansyah Siagain, SH. Hadir Pula perwakilan Kapolsek Air Joman, Danramil Air Joman, Danlanal TNI AL TBA, serta Panitera PN Kisaran Kelas 1B, Bapak Idris SH.
Selain itu hadir pula Ustadz Abdul Somad (UAS) yang merupakan putera daerah Kecamatan Silau Laut yang turut hadir menyaksikan kegiatan Hari raya mamoncak yang menambah semangat pemoncak dan masyarakat yang hadir menyaksikan.
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan seluruh masyarakat Silau Laut, Ormas, OKP, pemerintah Kabupaten Asahan, Pemerintah Kecamatan Silau Laut dan Pemerintah Desa di Kecamatan Silau Laut. Dengan adanya acara ini kita harapkan kesenian mamoncak budaya melayu tidak lekang di Bumi dan menambah cinta kita kepada budaya kearifan lokal sebagai wujud cinta tanah air. (rfs)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)